SMPN 2 Cikupa
  • Beranda
    • Profil
  • Hubungi Kami

Siti Nurzaahirah, Suara Literasi dari Website Sekolah

Details
Written by: Administrator
Category: Artikel Sekolah
Hits: 191

Siapa sangka, di balik berbagai artikel menarik yang rutin hadir di website sekolah, ada peran aktif seorang siswa bernama Siti Nurzaahirah. Dengan semangat menulis dan rasa ingin tahu yang tinggi, Siti Nurzaahirah menjadi kontributor tetap yang konsisten menghadirkan informasi dan ulasan bermakna bagi pembaca. Pada artikel di bawah ini, Zaahirah mengajak kita untuk menyelami dunia literasi dengan membedah sebuah karya sastra berjudul Perawan Remaja Dalam Cengkeraman Militer karya Pramoedya Ananta Toer, melalui sudut pandang kritis dan reflektif khas jurnalis muda.

Sesekali selain membaca novel, saya juga membaca buku non-fiksi terutama bertema sejarah. Salah satu nya adalah buku Perawan Remaja Dalam Cengkeraman Militer karya Pramoedya Ananta Toer catatan tentang para perawan perempuan Indonesia yang menjadi korban eksploitasi seksual oleh balatentara Jepang pada perang Dunia II. Saya sangat marah dan sedih membacanya, bayangkan remaja seumuran kita yang mempunyai mimpi besar dan ingin menjadi gadis gadis pintar serta berilmu tapi mereka ditipu lalu hidup dalam penderitaan panjang.

Tahun 1942-1943 ribuan remaja perempuan dari wilayah jajahan Jepang, termasuk Indonesia, direkrut secara paksa atau ditipu dengan janji pendidikan dan pekerjaan, lalu dipisahkan dari keluarga mereka. Mereka dikurung di kapal, barak militer, atau rumah bordil dan dipaksa melayani tentara Jepang setiap hari. Dan yang lebih parah, pristiwa ini dilakukan secara sistematis dan teroganisir. Sebagian korban merupakan remaja berusia belasan tahun, banyak dari mereka meninggal akibat kekerasan brutal serta penderitaan fisik dan psikologis yang berkepanjangan. (Wikipedia, Jugun Ianfu)

"Sulitnya hubungan laut dan udara menyebabkan balatentara Dai Nippon tak lagi bisa mendatangkan wanita penghibur dari Jepang, China dan Korea. Sebagai gantinya, para gadis Indonesia dikirimkan ke garis terdepan sebagai penghibur."

Salah satu kutipan dari buku tersebut :

"Di sini para gadis remaja tanpa pengalaman itu diserahkan pada keganasan serdadu-serdadu Dai Nippon. Tak seorang pun yang dapat menolong mereka. Di sini pula mereka kehilangan segala-galanya: kehormatan, cita cita, hargadiri, hubungan dengan dunia luar, peradaban, dan kebudayaan-suatu perampasan total."

"Mereka membayangkan diri akan pulang sebagai manusia yang lebih berilmu dan berpengetahuan. Dan oleh Jepang mereka dipaksa untuk memasuki kekejian, kemesuman, dan kehinaan."

Setelah Jepang menyerah kepada Sekutu pada tahun 1945, Banyak korban yang ditinggalkan begitu saja dan diasingkan di pulau Buru. Sebagian tidak dapat kembali ke keluarga karena stigma sosial yang melekat.

"Disini masa mudanya hilang untuk selama lamanya, mengalami kemerosotan peradaban dan kebudayaan."

"Beban morallah yang menghalanginya berhubungan langsung dengan keluarga."

Sementara yang lain hidup dalam keterasingan dan rasa malu yang mendalam. Dalam kondisi tersebut, tidak sedikit yang memilih mengakhiri hidupnya sendiri.

Kalau dipikir pikir, kita yang sekarang bisa bersekolah, bermimpi menjadi apa pun dan hidup dengan bebas adalah sebuah keberuntungan.

Melalui konsistensinya sebagai kontributor tetap, Siti Nurzahirah membuktikan bahwa menulis bukan sekadar menuangkan kata, tetapi juga sarana belajar berpikir kritis dan berbagi makna. Semoga ulasan buku yang disajikan dapat menambah wawasan pembaca serta menginspirasi siswa lain untuk berani berkarya, membaca, dan menyampaikan gagasan melalui tulisan. Karena dari sekolah, suara-suara muda yang cerdas dan peduli literasi terus tumbuh.

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS)

Details
Written by: Administrator
Category: Artikel Sekolah
Hits: 624

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS): Awal Langkah Menuju Sukses

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) merupakan kegiatan awal yang diberikan kepada peserta didik baru untuk mengenal lebih jauh lingkungan sekolah yang akan menjadi tempat belajar mereka selama beberapa tahun ke depan. MPLS bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momen penting yang menentukan kesan pertama, membentuk motivasi belajar, serta memperkenalkan budaya dan nilai-nilai sekolah.

Tujuan MPLS

MPLS bertujuan untuk:

  • Mengenalkan lingkungan fisik sekolah, seperti ruang kelas, perpustakaan, laboratorium, masjid, kantin, dan fasilitas lainnya.

  • Memperkenalkan warga sekolah, termasuk kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan teman sebaya.

  • Menanamkan nilai-nilai positif, seperti disiplin, tanggung jawab, kebersamaan, serta semangat belajar dan berprestasi.

  • Membentuk karakter siswa agar siap mengikuti pembelajaran sesuai dengan budaya dan aturan sekolah.

  • Meningkatkan rasa percaya diri dan kemandirian siswa dalam menghadapi tantangan baru di jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Kegiatan dalam MPLS

Berbagai kegiatan positif dan edukatif dilaksanakan selama MPLS, antara lain:

  • Upacara penyambutan siswa baru

  • Perkenalan dengan guru dan wali kelas

  • Tur keliling lingkungan sekolah

  • Pengenalan visi, misi, tata tertib, dan program sekolah

  • Pengenalan organisasi siswa seperti OSIS dan ekstrakurikuler

  • Permainan edukatif dan kegiatan kebersamaan

  • Motivasi belajar dan penguatan karakter

  • Sosialisasi bahaya perundungan, narkoba, dan bijak bersosial media

MPLS yang Menyenangkan dan Mendidik

Berbeda dengan masa orientasi di masa lalu yang kadang berkonotasi negatif, MPLS masa kini harus dilaksanakan dengan pendekatan yang menyenangkan, edukatif, dan ramah anak. Kegiatan-kegiatan yang melecehkan, membebani secara fisik atau mental, serta tidak mendidik dilarang keras dilakukan. Sekolah dituntut untuk menciptakan lingkungan yang inklusif, aman, dan membangun semangat belajar siswa baru.

Peran Orang Tua dan Guru

Orang tua juga memiliki peran penting dalam mendampingi anak selama masa transisi ini. Memberikan semangat, mendengarkan cerita mereka tentang pengalaman MPLS, serta memastikan anak merasa nyaman di sekolah akan sangat membantu proses adaptasi. Guru dan wali kelas juga harus bersikap terbuka dan menjadi pendamping yang penuh empati, terutama bagi siswa yang mungkin masih merasa canggung atau takut.

Penutup

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah adalah langkah awal dalam perjalanan panjang pendidikan seorang siswa. Dengan pendekatan yang tepat, MPLS dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan dan membekas positif dalam ingatan siswa. Mari kita jadikan MPLS sebagai momen membangun pondasi karakter, motivasi, dan kecintaan terhadap sekolah.

Persiapan Ujian Kenaikan Kelas: Strategi Efektif untuk Sukses

Details
Written by: Administrator
Category: Artikel Sekolah
Hits: 2844

Ujian Kenaikan Kelas (UKK) merupakan salah satu momen penting dalam perjalanan kallian di SMPN 2 Cikupa. Selain sebagai penentu kelulusan ke jenjang berikutnya, UKK juga menjadi cerminan sejauh mana pemahaman kalian terhadap materi yang telah dipelajari selama satu tahun ajaran. Oleh karena itu, persiapan yang matang sangat diperlukan agar anak dapat menghadapi ujian dengan percaya diri dan hasil yang memuaskan. Berikut tips agar sukses dalam Ujian Kenaikan Kelas (UKK)

 

1. Menyusun Jadwal Belajar yang Teratur

Langkah pertama yang penting adalah menyusun jadwal belajar. Kalian sebaiknya mulai belajar jauh hari sebelum ujian berlangsung. Jadwal belajar sebaiknya mencakup semua mata pelajaran dengan waktu belajar yang seimbang, serta diselingi waktu istirahat untuk menjaga stamina dan konsentrasi.

Tips:

  • Gunakan teknik belajar 25 menit belajar, 5 menit istirahat.

  • Fokus pada satu mata pelajaran setiap sesi belajar.

 

2. Mengulang Materi dan Mengerjakan Latihan Soal

Mengulang kembali catatan pelajaran dan buku teks sangat penting untuk memperkuat ingatan. Selain itu, latihan soal UKK tahun-tahun sebelumnya juga sangat membantu karena bisa memberikan gambaran soal-soal yang akan dihadapi.

Tips:

  • Tandai materi yang sulit untuk didiskusikan bersama guru atau teman.

  • Gunakan buku bank soal atau platform belajar online untuk berlatih.

 

3. Belajar Kelompok atau Diskusi Bersama Teman

Belajar kelompok bisa menjadi metode yang efektif karena memungkinkan kalian saling bertukar pengetahuan dan membantu menjelaskan materi yang belum dipahami. Namun, penting untuk tetap fokus dan tidak menjadikan belajar kelompok sebagai ajang bermain.

 

4. Menjaga Pola Hidup Sehat

Selain belajar, menjaga kesehatan juga merupakan bagian penting dari persiapan ujian. Tidur yang cukup, makan bergizi, dan berolahraga ringan akan membantu otak tetap segar dan tubuh tetap bugar.

Tips:

  • Hindari begadang menjelang ujian.

  • Perbanyak konsumsi air putih dan buah-buahan.

 

5. Dukungan Orang Tua Sangat Dibutuhkan

Orang tua berperan penting untuk kalian dalam menghadapi UKK. Jangan lupa minta doa kepada orang tua agar dimudahkan dalam mengerjakan soal-soal UKK.


 

Ujian Kenaikan Kelas bukan hanya tentang nilai, tetapi juga tentang proses belajar dan kedisiplinan. Dengan persiapan yang baik, kalian akan lebih siap secara akademis maupun mental dalam menghadapi ujian. Mari kita jadikan momen ini sebagai langkah menuju masa depan pendidikan yang lebih gemilang.

Mengapa Kurikulum Perlu Berubah?

Details
Written by: Administrator
Category: Artikel Sekolah
Hits: 1102

MENGAPA KURIKULUM PERLU BERUBAH?

Sebelum kita menjawab pertanyaan di atas, sebaiknya kita mencari tahu terlebih dahulu apa itu kurikulum. Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pedoman yang merangkum tujuan pendidikan, materi pembelajaran, metode pengajaran, serta penilaian hasil belajar yang disusun untuk mencapai tujuan-tujuan pendidikan tertentu. Kurikulum mencakup berbagai aspek, seperti mata pelajaran yang diajarkan, pendekatan pembelajaran yang digunakan, serta pengukuran pencapaian siswa.

Beberapa kurikulum yang pernah digunakan di Indonesia antara lain :

  1. Kurikulum 1964 
  2. Kurikulum 1975
  3. Kurikulum 1984
  4. Kurikulum 1994
  5. Kurikulum 2004, juga dikenal sebagai Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP),
  6. Kurikulum 2013, juga biasa disebut dengan K 13
  7. Kurikulum Merdeka

 

Kurikulum Merdeka yang hari ini kita pakai mulai dikenalkan pada tahun 2020 dengan tidak diwajibkan untuk dipakai di satuan pendidikan yang belum siap untuk menggunakannya. Kurikulum Merdeka dihadirkan dengan harapan agar satuan-satuan pendidikan lebih meningkatkan kualitasnya sesuai dengan kebutuhan dan konteks masing-masing sekolah. Dimana satuan pendidikan diberikan kebebasan untuk merancang silabus, metode pengajaran, penilaian pembelajaran yang menyesuaikan kebutuhan dan potensi peserta didik, serta karakteristik lingkungan belajarnya.

Dari paparan di atas jelas diketahui bahwa fungsi kurikulum merupakan panduan bagi para pendidik untuk merancang pengalaman belajar yang sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan peserta didik, serta mempersiapkan mereka untuk memasuki dunia kerja atau pendidikan lanjutan.

Oleh karena itu kurikulum yang stagnan atau tidak berubah, tidak akan mencapai fungsinya dengan baik dikarenakan perubahan dan perkembangan jaman yang juga harus diikuti dengan metode-metode yang menyesuaikan sehingga tujuan dan fungsi dari kurikulum itu sendiri tercapai.

 

Written By

Restu Yunia Rakhmi, ST

{jcomments off}

APLIKASI "PEMBANTU" PEMBELAJARAN ONLINE

Details
Written by: Administrator
Category: Artikel Sekolah
Created: 17 May 2021
Hits: 3600

Selama masa pandemi covid 19, siswa dan siswi SMPN 2 Cikupa terpaksa melaksanakan kegiatan belajar mereka secara online atau jarak jauh. Pihak sekolah, terutama guru-guru yang terlibat dalam kegiatan belajar mengajar mau tidak mau harus mencari cara untuk dapat berkomunikasi dengan siswa siswinya secara efektif. Berikut ini beberapa aplikasi yang dinilai sangat membantu kegiatan pembelajaran jarak jauh SMPN 2 Cikupa.

1. Whatsapp Messenger

Aplikasi pesan gratis yang sekarang sudah dimiliki oleh Facebook ini sangat membantu guru-guru dalam berkomunikasi dengan para siswanya. Penyampaian jadwal serta tugas disampaikan melalui aplikasi ini. Didirikan pada tanggal 24 Februari 2009 oleh Brian Acton dan Jan Koum yang pernah bekerja sebagai pegawai Yahoo, aplikasi pesan ini selain dapat mengirim text juga dapat mengirim video, gambar, voice note, dokumen, share location, dan juga dapat dimanfaatkan untuk menelpon melalui suara dan video. 

2. Google Classroom

Dirilis pada tanggal 12 Agustus 2014 oleh perusahaan raksasa Google, Google Classroom adalah layanan web gratis, yang dikembangkan oleh Google untuk sekolah, yang bertujuan untuk menyederhanakan membuat, mendistribusikan, dan menilai tugas dengan cara tanpa kertas. Tujuan utama Google Classroom adalah untuk merampingkan proses berbagi file antara guru dan siswa.

Google Classroom menggabungkan Google Drive untuk pembuatan dan pengiriman penugasan, Google Docs, Sheets, dan Slides untuk penulisan, Gmail untuk komunikasi, dan Google Calendar untuk penjadwalan. Siswa dapat diundang untuk bergabung dengan kelas melalui kode pribadi, atau secara otomatis diimpor dari domain sekolah. Setiap kelas membuat folder terpisah di Drive masing-masing pengguna, di mana siswa dapat mengirimkan pekerjaan untuk dinilai oleh guru. Aplikasi seluler, tersedia untuk perangkat iOS dan Android, memungkinkan pengguna mengambil foto dan melampirkan penugasan, berbagi file dari aplikasi lain, dan mengakses informasi secara offline. Guru dapat memantau kemajuan untuk setiap siswa, dan setelah dinilai, guru dapat kembali bekerja bersama dengan komentar.

Source https://id.wikipedia.org/wiki/Google_Kelas

Para guru mapel membuat kelas masing-masing untuk memudahkan siswa menyelesaikan tugasnya, juga memudahkan para guru untuk memantau siapa saja yang sudah mengumpulkan dan siapa saja yang belum mengumpulkan.

3. Thatquiz

Aplikasi ini yang dipakai oleh SMPN 2 Cikupa pada saat Ujian Sekolah dan Ujian Kenaikan Kelas. Aplikasi yang dapat di unduh di playstore secara gratis ini sangat membantu pihak sekolah menjalankan ujian jarak jauh. Dengan cara kerja yang simple, aplikasi ini mudah dipahami siswa sehingga kegiatan ujian dapat berjalan dengan baik. Bukan hanya mempermudah siswa, pihak sekolah pun dimudahkan dengan cara kerja thatquiz yang memungkinkan kegiatan yang sedang berjalan dapat dipantau secara langsung melalui websitenya. Para pendamping kelas pada saat ujian bisa mamantau status para siswa seperti, yang sedang mengerjakan, belum online dan yang sudah selesai. Dengan penilaian otomatis, para guru mapel pun dimudahkan dengan tidak perlu mengoreksi hasil ujian, karena nilai sudah dihitung oleh aplikasi ini.

4. Youtube

Siapa yang tidak kenal dengan kanal youtube hari ini, situs berbagi video ini pun sangat membantu pembelajaran jarak jauh SMPN 2 Cikupa. Dengan adanya beberapa mapel yang mengharuskan praktek seperti PJOK, SBD dan Prakarya, beberapa tugas mengharuskan siswa siswi membuat video dalam mengerjakan tugasnya. Video-video yang sudah dibuat siswa kemudian di upload ke youtube dan hanya mengirimkan link videonya kepada guru yang bersangkutan.

Pembelajaran Jarak Jauh SMPN 2 Cikupa tidak akan berjalan dengan baik walaupun dengan aplikasi-aplikasi diatas tanpa peran aktif guru-guru, wali kelas dan siswa siswi nya sendiri. Group kelas whatsapp menggantikan ruang kelas fisik, google classroom menggantikan papan tulis dan spidol, Thatquiz menggantikan LJK dan Soal ujian, youtube menggantikan penilaian projek dan praktek secara langsung. Semoga pandemi ini segera berlalu agar kita dapat bertemu dan berkegiatan kembali seperti biasa. Stay at home, stay safe.

 

 

 

 

 

  1. WORKSHOP PENGEMBANGAN SEKOLAH DAN KURIKULUM
  2. Kenaikan Kelas
  3. Angkatan 13
  4. Hari Lahir Pancasila

Artikel

  • Artikel OSIS
    • Menumbuhkan Sportivitas Lewat Class Meeting
    • Menumbuhkan Jiwa Kepemimpinan Sejak Dini melalui LDKS
    • Meneladani Akhlak dan Meningkatkan Cinta kepada Rosulullah SAW
    • Pemilihan OSIS sebagai Wujud Demokrasi Pelajar
    • Pengukuhan Gabungan Ekstrakurikuler 2025
    • Perayaan Hari Kemerdekaan Ke-80
    • Mengenal Lebih Dekat MPLS Ramah 2025 di SMP NEGERI 2 CIKUPA
    • Classmeeting 2025
    • Classmeeting 2024 
    • Festival Merdeka Belajar
    • LDKS 2024
    • Pengukuhan Gabungan Ekstrakurikuler Tahun 2024
    • Bangunlah Jiwa dan Raganya
    • LDKS OSIS SMPN 2 CIKUPA 2022/2023
    • CLASSMEETING 2021
    • Vaksinasi Covid 19
    • MPLS 2021
    • Angkatan 14
  • Artikel Sekolah
    • Siti Nurzaahirah, Suara Literasi dari Website Sekolah
    • Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS)
    • Persiapan Ujian Kenaikan Kelas: Strategi Efektif untuk Sukses
    • Mengapa Kurikulum Perlu Berubah?
    • Imbas Covid 19
    • APLIKASI "PEMBANTU" PEMBELAJARAN ONLINE
    • WORKSHOP PENGEMBANGAN SEKOLAH DAN KURIKULUM
    • Kenaikan Kelas
    • Angkatan 13
    • Hari Lahir Pancasila
    • Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H
    • Ujian Kenaikan Kelas
    • Ujian Sekolah dan UNBK
  • Artikel Siswa
    • Buku Bicara, Kita Bercerita
    • Study With Covid 19